بسم الله الرحمن الرحيم
Nur azizah
Kamis, 20 Agustus 2020
Senin 03 agustus 2020, Membuat bambu untuk bendera merah putih dalam rangka penyambutan
بسم الله الرحمن الرحيم
Bendera merah putih adalah bendera negara Indonesia tercinta. 17 agustus 1945 Indonesia resmi merdeka setelah para penjajah mengaku kalah.
Minggu 02 agustus 2020, Bersih-bersih di tempat gordang sembilan desa sabajior
بسم الله الرحمن الرحيم
Gordang Sambilan adalah salah satu kesenian Tradisional suku Batak Mandailing. Gordang artinya gendang atau bedug sedangkan sambilan artinya sembilan. Gordang Sambilan terdiri dari sembilan Gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang berbeda sehingga menghasilkan nada yang berbeda pula.
Sabtu 1 Agustus 2020, Moderasi beragama
بسم الله الرحمن الرحيم
Moderasi beragama adalah wacana keagamaan yang berkembang sejak beberapa tahun ke belakang hingga sekarang.
Menurut Azyumardi Azra, moderasi beragama di Indonesia yang sangat terlihat adalah umat Islam. Pengertian Moderasi beragama dalam konteks umat Islam kemudian disebut Islam Wasathiyah. Kondisi moderasi beragama di Indonesia saat ini sudah mapan dengan adanya Islam Wasathiyah. Artinya, dalam memahami agama tidak banyak masyarakat Indonesia yang ekstrem kanan ataupun yang ekstrem kiri.
Jum'at 31 juli 2020. Hari raya islam yaitu I'dul adhaI
بسم الله الرحمن الرحيم
Jenis-jenis hewan korban yaitu :
beberapa adab ketika hendak sholat Idul Adha yakni:
1. Melakukan mandi terlebih dahulu, memakai wewangian dan memakai pakaian yang bagus berdasarkan penutusan Al-Hasan bin Ali, "Rasulullah memerintahkan kami dalam Idul Fitri dan Idul Adha agar memakai pakaian terbagus yang kami miliki, memakai minyak wangi terbaik yang kami miliki dan berkurban pada Hari Raya Idul Adha dengan binatang kurban termahal dari apa yang kami miliki." (HR. Al-Hakim).
2. Tidak makan terlebih dahulu saat mengerjakan sholat Idul Adha. Berdasarkan hadits Nabi riwayat Buraidah, "...Dan Nabi tidak makan di hari Idul Adha sehingga beliau pulang dari sholat Idul Adha, lalu beliau makan dari daging hewan kurbannya." (HR. At-Tirmidzi).
3. Banyak membaca "takbir" pada malam idul Adha sampai akhir hari Tasyriq yaitu tanggal 11,12 dan 13 bulan dzulhijjah.
4. Berangkat ke tempat sholat Idul Adha dari satu jalan dan pulangnya melalui jalan berbeda. "Rasulullah itu keluar dan pulang dari jalan yang berbeda di hari raya." (HR. Al-Bukhari).
5. Menunaikan kurban (memotong hewan kurban), bagi setiap muslim yang mempunyai kemampuan berkurban.
Kamis 30 juli 2020, Pemberdayaan perekonomian masyarakat dalam membuat gula merah
1. Nyalakan dulu kayubakar,kalo sudah nyala diamkan saja dulu.
2.Letakan wajan di atas pawon,lalu,
3.Persiapkan sajeng/nira untuk di masukan ke dalam wajan dan jangan lupa di. saring terlebih dahulu.
4.Sajeng/nira di masak sampai mendidih dan sampai semengka.
5.Setelah semengka bahan gula merah itu di kasih ampas kelapa,kalo tidak ada ampas boleh di kasih minyak goreng sedikit.gunanya untuk membantu mempercepat pengentalan sajeng/nira.
6.Selama sajeng/nira itu semengka,harus di aduk terus menerus sampai sajeng itu matang.sajeng yang sudah matang dan bisa di turunkan dari pawon ciri cirinya :
a.Gelembung gelembung sajeng mulai sedikit/jarang.
b.Warna sajeng kuning ke coklat coklatan
c.Sajeng sudah mulai kekel/kental
7. Setelah sajeng itu matang,di aduk terus dan di kitit,sambil di kitit tepi wajan di kasih gula pasir sedikit,gunanya untuk tular supaya gulanya cepat kering.
8.Setelah itu baru gula itu di cetak menggunakan cetakan,cetakan ini biasanya ada yang menggunakan potongan bambu yang kecil lubangnya sesuai kinginan,ada juga yang menggunakan papan yang di bikin cowakan cowakan seperti mangkok,tapi kalo yang ini harus di dasari dengan plasti supaya dalam pengambilan waktu gula sudah kering mudah.
9.Setelah gula sudah di cetak di diamkan beberapa menit,kalo gula itu sudah keras baru gula itu di lepas dari cetakan.
10.Proses pendinginan,sebelum gula merah di simpan terlebih dahulu gula merah itu di dinginkan,supaya dalam penyimpanan tidak leleh/lembek.
Rabu 29 juli 2020, Berbaktilah kepada kedua orang tuamu karena ridho Allah swt adalah ridho kedua orang tua
بسم الله الرحمن الرحيم
Arab: وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ
Latin: wa waṣṣainal-insāna biwālidaīh, ḥamalat-hu ummuhụ wahnan 'alā wahniw wa fiṣāluhụ fī 'āmaini anisykur lī wa liwālidaīk, ilayyal-maṣīr
Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.







